Mengapa setiap umat
harus menyingkir dari kuasanya
Mengapa jua setiap
insan harus mengumpat dari pemberiannya
Dan mengapa pula setiap
khalayak harus berteduh dari rezekinya
Siang itu, tak ada
senyuman yang terlukis dari setiap insan
Bahkan, aroma asap yang
mengepul
Dari sebuah bis kota
yang beradu jotos saja tak bisa melukis
Sebuah gambaran detak
jantung berlambang sunyi
Hanya air yang meyirami
Sekujur lekuk tubuh
ini.
Dan elegi hujan siang
hari
Membuat-ku tertawa geli
di pagi ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar