Selasa, 18 November 2014

ADINDA

Adindaku, kau nampak indah memesona
Dengan pakaian berbalut sutra
Bagai permata nan indah di dasar lautan sana
Oh adindaku, aku terpanggang api asmara
Jika ku selalu dekap dalam hangatnya cintamu

Oh adindaku, hatimu terpatri di dalam doaku
Rasanya tak ingin ku biarkan kau pergi dalam lintas imajiku
Karena ku mencintaimu laksana embun di pagi hari
Dan ku mengagumimu layaknya senja yang ku buru di penghujung hari

Rasanya tak ingin waktu cepat berlalu
Jika aku sedang menatap pancaran indah kedua bola matamu
Wahai adindaku yang manis dan lugu

Tapi, apalah dayaku wahai engkau adindaku
Aku tak setampan romeo dan juga tak gagah
Layaknya arjuna jika sedang memegang panah
Untuk bertempur pada jamannya





                                        N.P.S