Adindaku, kau nampak
indah memesona
Dengan pakaian
berbalut sutra
Bagai permata nan
indah di dasar lautan sana
Oh adindaku, aku
terpanggang api asmara
Jika ku selalu dekap
dalam hangatnya cintamu
Oh adindaku, hatimu
terpatri di dalam doaku
Rasanya tak ingin ku
biarkan kau pergi dalam lintas imajiku
Karena ku
mencintaimu laksana embun di pagi hari
Dan ku mengagumimu
layaknya senja yang ku buru di penghujung hari
Rasanya tak ingin
waktu cepat berlalu
Jika aku sedang
menatap pancaran indah kedua bola matamu
Wahai adindaku yang
manis dan lugu
Tapi, apalah dayaku
wahai engkau adindaku
Aku tak setampan
romeo dan juga tak gagah
Layaknya arjuna jika
sedang memegang panah
Untuk bertempur pada
jamannya
N.P.S
N.P.S